Gejala kerusakan ginjal
Gejala kerusakan ginjal
Ginjal tidak pernah berteriak, mereka hanya berbisik.
Apakah Anda buang air kecil dua atau tiga kali di malam hari belakangan ini? Mengira itu hanya karena faktor usia atau akibat minum lebih banyak air?
Coba pikirkan—Anda memiliki sepasang penyaring kecil di dalam tubuh. Siang dan malam, penyaring ini membersihkan darah dan membuang kotoran, lalu mengembalikan zat-zat yang berguna. Penyaring ini disebut ginjal. Selama semuanya berjalan lancar, Anda tidak akan menyadarinya. Namun, ketika jaring penyaring mulai rusak, tubuh akan memberi sinyal sebanyak tujuh kali—bukan dengan teriakan, melainkan hanya bisikan.
Sering buang air kecil siang dan malam.
Sinyal pertama: perubahan warna urine
Pada awalnya, frekuensi buang air kecil meningkat dan Anda terbangun di malam hari karena kemampuan penyaring dalam menahan cairan mulai menurun. Kemudian, volume urine berkurang dan warnanya berubah—terkadang pucat seperti air, terkadang pekat. Apakah urine tampak berbusa atau berwarna cokelat kemerahan? Itu tandanya kebocoran pada jaringan penyaring semakin membesar.
Urine berwarna kecokelatan.
Urine berbusa.
Sinyal kedua:
Sesak napas; jika penyaring tidak mampu membuang kotoran, cairan akan menumpuk di dalam tubuh dan menggenang di sekitar paru-paru. Anda akan merasa terengah-engah saat menaiki tangga, kaki membengkak, dan kelopak mata terasa berat di pagi hari.
Kaki terasa berat.
Sinyal ketiga: Ginjal yang kekurangan energi mengirimkan pesan ke pabrik pembuat darah di tulang—
"Buatlah darah baru." Jika penyaring melemah, pesan tersebut tidak tersampaikan dengan baik, sehingga produksi darah baru berkurang. Rasa lelah sepanjang hari, pusing, tangan dan kaki dingin, serta wajah pucat—ini adalah tanda anemia.
Anemia.
Sinyal kelima: Penyaring yang tidak berfungsi dengan baik membiarkan gas korosif keluar, menyebabkan mulut berbau seperti logam atau amonia. Mual saat melihat makanan, perut terasa penuh, penurunan berat badan.
Poin keenam: Rasa gatal. Fosfor menumpuk di bawah kulit. Tidak ada ruam, hanya rasa gatal. Mengganti sabun tidak mempan—masalahnya berasal dari dalam tubuh.
Apakah ada busa pada urine Anda?
Apakah Anda sering terbangun lebih dari dua kali di malam hari?
Apakah kaki atau kelopak mata bengkak? Tenggorokan terasa gatal tanpa sebab yang jelas?
Jika Anda mengalami salah satu saja dari gejala tersebut, jangan abaikan—tulis komentar "akan periksa", atau buat janji temu dokter secara langsung.
Apakah ada anggota keluarga Anda yang menderita penyakit ginjal? Pernahkah Anda melihat gejala-gejala ini pada orang tua atau kakek-nenek Anda? Silakan berkomentar—pengalaman Anda mungkin bisa membantu orang lain untuk memeriksakan diri ke dokter tepat waktu.
Ini sekadar informasi untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika Anda mengalami gejala apa pun, konsultasikan dengan dokter Anda.
Ginjal tidak pernah berteriak, mereka hanya berbisik.
Apakah Anda buang air kecil dua atau tiga kali di malam hari belakangan ini? Mengira itu hanya karena faktor usia atau akibat minum lebih banyak air?
Coba pikirkan—Anda memiliki sepasang penyaring kecil di dalam tubuh. Siang dan malam, penyaring ini membersihkan darah dan membuang kotoran, lalu mengembalikan zat-zat yang berguna. Penyaring ini disebut ginjal. Selama semuanya berjalan lancar, Anda tidak akan menyadarinya. Namun, ketika jaring penyaring mulai rusak, tubuh akan memberi sinyal sebanyak tujuh kali—bukan dengan teriakan, melainkan hanya bisikan.
Sering buang air kecil siang dan malam.
Sinyal pertama: perubahan warna urine
Pada awalnya, frekuensi buang air kecil meningkat dan Anda terbangun di malam hari karena kemampuan penyaring dalam menahan cairan mulai menurun. Kemudian, volume urine berkurang dan warnanya berubah—terkadang pucat seperti air, terkadang pekat. Apakah urine tampak berbusa atau berwarna cokelat kemerahan? Itu tandanya kebocoran pada jaringan penyaring semakin membesar.
Urine berwarna kecokelatan.
Urine berbusa.
Sinyal kedua:
Sesak napas; jika penyaring tidak mampu membuang kotoran, cairan akan menumpuk di dalam tubuh dan menggenang di sekitar paru-paru. Anda akan merasa terengah-engah saat menaiki tangga, kaki membengkak, dan kelopak mata terasa berat di pagi hari.
Kaki terasa berat.
Sinyal ketiga: Ginjal yang kekurangan energi mengirimkan pesan ke pabrik pembuat darah di tulang—
"Buatlah darah baru." Jika penyaring melemah, pesan tersebut tidak tersampaikan dengan baik, sehingga produksi darah baru berkurang. Rasa lelah sepanjang hari, pusing, tangan dan kaki dingin, serta wajah pucat—ini adalah tanda anemia.
Anemia.
Sinyal kelima: Penyaring yang tidak berfungsi dengan baik membiarkan gas korosif keluar, menyebabkan mulut berbau seperti logam atau amonia. Mual saat melihat makanan, perut terasa penuh, penurunan berat badan.
Poin keenam: Rasa gatal. Fosfor menumpuk di bawah kulit. Tidak ada ruam, hanya rasa gatal. Mengganti sabun tidak mempan—masalahnya berasal dari dalam tubuh.
Apakah ada busa pada urine Anda?
Apakah Anda sering terbangun lebih dari dua kali di malam hari?
Apakah kaki atau kelopak mata bengkak? Tenggorokan terasa gatal tanpa sebab yang jelas?
Jika Anda mengalami salah satu saja dari gejala tersebut, jangan abaikan—tulis komentar "akan periksa", atau buat janji temu dokter secara langsung.
Apakah ada anggota keluarga Anda yang menderita penyakit ginjal? Pernahkah Anda melihat gejala-gejala ini pada orang tua atau kakek-nenek Anda? Silakan berkomentar—pengalaman Anda mungkin bisa membantu orang lain untuk memeriksakan diri ke dokter tepat waktu.
Ini sekadar informasi untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika Anda mengalami gejala apa pun, konsultasikan dengan dokter Anda.